Mu'juzat al-Qur'an - Al-Wajiz fi Ushulul Fiqhil Islami[-Ahmad al-Najdi Zahw]

Oleh: Amirah Ahmad Nahrawi
---
Mu'juzat adalah sesuatu yang menunjukan kelemahan dan ketidak sanggupan atas suatu hal.
Al-Qur'an sebagai mu'jizat artinya bahwa alqur'an telah menunjikan ketidak sanggupan manusia atas penciptaannya.

Al-Qur'an merupakan mu'jizat nabi kita yang paling besar, mengapa? Karena mu'jizat satu ini adalah mu'jizat yang diterima oleh akal sehat manusia berbeda dengan mu'jizat para nabi sebelumnya dimana mu'jizat mereka tidak dapat diterima oleh akal sehat.

Beberapa hal yang menjadikan al-Qur'an sebagai mu'jizat zaman yaitu:

1. Ketinggian tatanan bahasa nya hingga melumpuhkan para musuh-musuhnya untuk menaklukannya. Hal demikian telah diakui oleh para musuh islam yang ingin membuat dan menandingi isi al-Qur'an.Bahkan para pakar balaghah telah mengakui kegagalannya dalam menandingi ataupun emnciptakan satu ayat sempurna layaknya al-Qur'an.

2. Mu'jizat al-Qur'an terletak pada hukum-hukumnya dalam berbagai bidang dari aqidah, muamalah, ekonomi, kehidupan berkeluarga hingga waris dan hukuman.

3. Mu'jizat al-Qur'an terletak pula pada berita dan kisah yang disampaikannya mengenai kaum-kaum terdahulu bahkan dalam beberapa kisah dikisahkan secara mendetail seperti pada kisah nabi Yusuf as dsb.

4. Mu'juzat al-Quran dapat dilihat pula pada ayat-ayat yang memberitakan dan mengkhabarkan tentang hal-hal yang akan datang. Tentunya kitab lain tidak memiliki keistimewaan seperti ini.

5. Mu'jizat al-Qur'an dapat dipahami melalui perkembangan science dan teknilogi saat ini, dimana telah diterangkan sebelumnya oleh al-Qur'an akan tetapi akal dan pengetahuan saat itu belumlah dapat mencerna keterangantersebut secara terperinci . Bahkan beberapa ayat belum dapat dipahami secara lengkap dikarenakan keterbatasan ilmu, dan ada kemungkinan akan dipahami dan dapat dicerna secara utuh pada masa yang akan datang.

5. Mi'jizat al-Quran terletak pula pada pemberitaan tentang aeal mula penciptaan alam semesta. Tentunya hal demikian tidak diberitakan pula dalam kitab lain.

Sekian


Labels: ,