Menu Halal Mulai Taklukkan Eropa

Birmingham (SuaraMedia) – Untuk pertama kalinya, sebuah cabang salah satu perusahaan makanan cepat saji, Domino’s Pizza di Hall Green, Birmingham, memutuskan untuk tidak memasukkan bahan-bahan seperti pizza kebanyakan yang mengandung daging babi seperti pepperoni, ham, maupun bacon.
“Ini adalah berita gembira bagi Muslim Birmingham yang menginginkan cita rasa berbeda. Beberapa perusahaan lain sebelumnya telah berpartisipasi dalam kebijakan daging halal, dan Pizza Domino’s menambah jumlah dukungan terhadap Muslim”, kata Masood Khawaja.


Kebijakan tersebut merupakan bentuk penghormatan perusahaan kepada agama Islam, yang melarang umatnya memakan daging babi yang diharamkan.

Sedangkan bagi mereka yang menginginkan toping berbahan daging babi, toko yang berlokasi di wilayah multi-ras tersebut akan mengarahkan mereka ke cabang Domino’s terdekat, sekitar 2 mil dari sana. Kebijakan tersebut tentu saja sedikit mengecewakan beberapa pihak yang merasa telah diperlakukan diskriminatif
Tidak lama lalu, seorang penggemar pizza perusahaan tersebut, Chris Yates, seorang pekerja rumah sakit berusia 29 tahun yang tinggal di Moseley, diberitahu bahwa dia tidak dapat memesan Meteor Pizza (salah satu menu) yang berisi toping pepperoni, sosis, bakso, daging giling, dan bacon yang berbahan dasar daging babi.

Meski beberapa menu dihapuskan, perusahaan tersebut menggantinya dengan beberapa menu yang lebih istimewa dan halal, seperti daging sosis sapi berbumbu, ayam panggang, dan kalkun asap. Seluruh menu diolah dan dijual sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Badan Makanan Halal di Birmingham.

Masood Khawaja, Presiden Badan Makanan Halal mengutarakan kegembirannya, “Ini adalah berita gembira bagi Muslim Birmingham yang menginginkan cita rasa berbeda. Beberapa perusahaan lain sebelumnya telah berpartisipasi dalam kebijakan daging halal, dan Pizza Domino’s menambah jumlah dukungan terhadap Muslim.”

Domino's Halal Menu, Berbeda namun  Lebih Menguntungkan
 
Seorang pekerja mengatakan, “Awalnya perusahaan kami sama seperti cabang perusahaan lainnya. Jadi kami memerlukan suatu yang berbeda. Kini usaha kami semakin berkembang, dengan keuntungan mencapai 33 persen.”

Jubir Domino’s menuturkan, “Terdapat Muslim dalam jumlah yang tidak sedikit di Birmingham, jadi kami memutuskan untuk memenuhi kebutuhan mereka akan daging halal.” “Keputusan ini adalah keputusan yang sulit, namun kami yakin ini adalah keputusan yang terbaik,” ujarnya lagi.

Menurut standar internasional dan menurut hukum Islam, daging halal adalah daging yang berasal dari hewan yang disembelih dengan sekali potong tepat di tenggorokan, dan membiarkan darahnya mengalir.  (dikutip dan disadur dari SuaraMedia.com,  dan islamic-center.or.id, oleh Usman Effendi AS).
[Sumber: Halalmui.org]


Labels: