Sunnah Ramadhan

Sebagaimana ibadah lainnya yang memiliki rukun, syarat dan sunnah dalam melakanakannya, maka ibadah puasapun memiliki rukun, syarat, dan sunnah. diantara Sunnah ibadah puasa ialah:

1. Menyegerakan berbuka puasa ketika mendengar adzan atau apabila memang telah yakin dgn sebenar2nya keyakinan telah masuk waktunya maghrib. bila timnul keraguan apakah waktu maghrib telah masuk atau belum, maka hendaklah ia memperhatikan tanda-tanda langit yaitu ketika langitberwarna merah kegelapan sebagaimana tanda masuknya waktu maghrib yang telah kita ketahui.
2. Assuhur : sahur merupakan sunnah mu'akaddah yang tidak pernah ditinggalkan oleh rasulullah SAW. Sahur adalah sesuatu yang dimakan pada waktu sebelum adzan subuh tiba. Sunnah melaksanakan sahur mulai jam 12 malam hingga menjelang adzan. Terdapat sunnah dalam melaksanakan sahur yaitu tidak terburu-buru dalam melaksanakannya.
3. Imsak : adalah berhenti makan dan minum sebelum adzan subuh dikomandankan, biasanya dapat diukur dengan membaca 50 ayat -bagi yang pembaca sedang- atau 10-15 menit. Bila seseorang bangun pada waktu imsak, maka hendaklah ia sahur sebagaimana biasanya.
4. Berbuka dgn kurma dan air putih sebanyak hitungan ganjila 1,3,5, dsb. sebagaimana selalu dilakukan oleh rasulullah SAW dalam berbuka puasa.
5. Membaca doa berbuka setelah memakan atau minum pada suapan pertama berbuka puasa dan berdo'a sebegaiman telah kita ketahui bersama, kemudian melanjutkan do'anya dengan apa yang telah dikehendakinya dalam urusan dunia, ataupun akhirat. sebagaimana telah diperaktekan oleh rasulullah SAW ketika berbuka beliau berdo'a : Allahuma Laka Sumtu Wa'ala Rizqika Afthartu, Dzahabazh Zhamau wabtalatil 'Uruq wa Tsabatal Ajru Insya Allah. Alhamdulillahilazi A'anani fa shumtu warazaqani fa afthartu. Allahumma Inni Asaluka birahmatikallati wasi'at kulla Syain an taghfirli..... kemudian beliau SAW berdoa semaunya untuk urusan yang dikehendakinya, karena pada waktu berbuka itulah do'a menjadi mustajab.
6. Memberikan makan kepada orang yang berpuasa, sebagaimana hadits rasulullah SAW : barangsiapa yg memberikan makanan utk orang yg berbuka puasa maka baginya pahala sebanyak orang yg makan tanpa dikurangi sedikitpun pahala yg dikerjakan sendiri [HR: Ibnu Majah, Ibnu Khuzamah, Attirmizi]
7. Mandi janabah sebelum masuk adzan shubuh,bagi suami istri yg berhubungan intim di waktu malam,atau karena hal lain yang mengakibatkan keuarnya air mani.
8. Mandi setiap malam, pada malam ramadhan setelah maghrib. Hal demikian menambah semangat kita dalam melaksanakan ibadah shalat Tarawih, witir, qiyam dsb.
9. Menjaga shalat tarawih dan shalat witir.Shalat witir di bualan ramadlan itu memiliki 3 kekhususan:
• Disunnahkan dikerjakan secara berjamaah
• Disunnahkan membaca surat secara jahr/keras/terang.
• Disunnahkan berqunut di 15 hari terakhir pada bulan ramadhan.
10. Memperbanyak membaca al-qur’an dan merenungkan isi dari ayatnya, karena al-Qur'an diturunkan untuk direnungkan dan dimengenrti serta diambil faedahnya ayat demi ayat.
11. Memperbanyak ibadah2 sunnah seperti shalat rawatib (qabliyah dan ba’diyah), shalat dhuha,shalat tasbih dan shalat awwabien dllnya.
12. Memperbanyak mengerjakan amal shaleh seperti banyak bersedekah, shilaturahim,beri’tikaf dan memakmurkan masjid serta senantiasa menghadapkan diri kepada Allah SWT dengan menjaga hati dan seluruh anggota tubuhnya dari hal-hal yang dimurkai-Nya dan banyak berdoa kepadaNya khususnya dengan doa yg diajarkan oleh Nabi tercinta Nabi Muhammad SAW.
13. Menjaga lidah dan telinga dari perkataan atau berita-berita yang tidak mengandung arti, tidak penting alias omong kosong-sebagaimana kita sering perhatikan para ibu-ibu sering menonton acara gosip dll yang membawa madharat dan bukan manfaat pada hari-hari biasa, apalagi pada bulan suci ini yang seharusnya beenar-benar menjaga diri dan hati dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.
Sekian, Wallahu A'lam
Amirah AN

Labels: