Pandangan Asy-Syafi’I terhadap Syiah

Sebagaimana telah diketahui tentang pemikiran dan aqidah syi’ah yang telah dibahas pada artikel lalu. Dalam masalah pemikiran dan keyakinan yang Syi’ah miliki maka imam Syafi’I tidak sependapat dengan mereka, disebabkan beberapa hal yang patut diingat dalam pembahasan ini yaitu:

1/ Imam Syafi’I meriwayatkan dari Sufyan bin ‘Uyaynah bahwa rasulullah SAW bersabda: ikutilah dua sahabat sesudahku yaitu Abu Bakr dan Umar.

2/ Ar-Rabi’ meriwayatkan bahwa Imam Syafi’I berkata “khalifah itu ada lima, empat sudah terkenal [ Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali] dan yang kelima adalah Umar bin Abdul Aziz, karena ketegasan dalam menegakan keadilan dan riwayatnya yang sangat harum.

3/ Harmalah meriwayatkan bahwa imam Syafi’I berkata “Setiap orang Quraisy yang berhasil memegang tongkat khilafah [kepemimpinan] walaupun dengan pedang maka ia adalah khalifah yang sah.

4/ ketika imam Syafi’I ditanya oleh salah satu pengikut golongan Syi’ah “Hanya kamu wahai Syafi’I dari keturunan Bani Hasyim yang lebih mengutamakan kepemimpinan Abu Bakr dan Umar ketimbang kepemimpinan Ali.” Syafi’I menjawab “Ali RA adalah anak dari paman dan bibiku dan aku adalah keturunan Abd Manaf, akan tetapi dalam hal kepemimpinan maka tidak dapat dipandang dari segi itu, bila kita pandang dari segi itu, maka Alilah yang menjadi orang yang paling berhak. Akan tetapi kepemimpinan dalam islam bukan seperti itulah caranya.

Jelas sudah bahwa imam Syafi’I adalah orang yang sangat realistis dan objectif dalam memandang setiap permasalahan dan menemukan pemecahannya.

Patut diketahui bahwa perkataan dan pendangan Syafi’I ini jelas membantah tuduhan orang-orang yang mengira dan menuduh beliau sebagai pengikut Syi’ah yang setia.

Sekian, Wallahu A’lam

Amirah A. Nahrawi


Labels: