Waktu Shalat



Al-Qur'an telah menentukan waktu-waktu shalat pada ayat- ayat berikut ini:
1) "Dan dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan pada bahagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat"(QS. Huud: 114)
Para mufasirin menafsirkan ayat diatas bahwa waktu shalat untuk tepi siang adalah ashar dan subuh sedangkan waktu shalat pada permulaan malam adalah maghrib dan isya.

2)Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan Qur`anal fajri. Sesungguhnya Qur`anal fajri itu disaksikan (QS. Al-Isra`: 78)
Para mufasirin menafsirkan ayat ini bahwasanya waktu shalat pada tergelincirnya matahari adalah zhuhur dan ashar, dan pada gelapnya malam untuk shalat maghrib dan isya, serta (Qur'anul fajri) adalah shalat subuh.

Hadits rasulullah SAW banyak menerangkan pula tentang waktu shalat yaitu diantaranya:
1)Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Nabi SAW didatangi oleh Jibril as dan berkata kepadanya, "Bangunlah dan lakukan shalat." Maka beliau melakukan shalat Zhuhur ketika matahari tergelincir. Kemudian waktu Ashar menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Ashar ketika panjang bayangan segala benda sama dengan panjang benda itu. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Maghrib ketika matahari terbenam. Kemudian waktu Isya` menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Isya` ketika syafaq (garis merah) menghilang. Kemudian waktu Shubuh menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan shalat." Maka beliau SAW melakukan shalat Shubuh ketika waktu fajar merekah/ menjelang. (HR Ahmad, Nasai dan Tirmizy. )
2)Dari `Uqbah bin Amir ra bahwa Nabi SAW bersabda, "Ummatku selalu berada dalam kebaikan atau dalam fithrah selama tidak terlambat melakukan shalat Maghrib, yaitu sampai muncul bintang."(HR Ahmad, Abu Daud dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak.)
3)Dari Abdullah bin Umar ra bahwa Rasululah SAW bersabda, "Dan waktu shalat shubuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari." (HR Muslim)

Dari keterangan diatas maka dapat disimpulkan waktu shalat adalah:
Shalat Subuh: waktunya dimulai sejak terbitnya fajar shadiq hingga terbitnya matahari. pengertian fajar adalah: cahaya putih terang tapi bukan merupakan matahari. fajar dapat dibagi menurut hadits kepada dua macam yaitu sebagai diterangkan dalam hadits berikut:
"Fajar itu ada dua macam. Pertama, fajar yang mengharamkan makan dan menghalalkan shalat. Kedua, fajar yang mengharamkan shalat dan menghalalkan makan.." (HR Ibnu Khuzaemah dan Al-Hakim)
Yang berarti bahwa fajar kadzib adalah cahaya terang mengarah keatas di langit, kemudian gelap lagi.dan fajar shadiq adalah cahaya yang mengarah kesamping di semua bagian langit dan bersifat lebih terang dibanding fajar kadzib dan setelah itu muncullah matahari.

Shalat Dzhuhur: Dimulai ketika matahari berada di atas kepala kita dan sedikit mulai mengarah kebarat dan berakhir ketika panjang bayangan suatu benda menjadi sama dengan panjang benda itu sendiri.

Shalat Ashar: Dimulai sejak panjang bayangan suatu benda menjadi sama panjangnya dengan panjang benda itu sendiri. Dan selesainya waktu ketika matahari tenggelam di bagian barat.

Shalat Maghrib: Sejak matahari benar-benar telah terbenam hingga tidak terlihat sebagian darinya di langit. Dan berakhir ketika hilangnya garis-garis merah dilangit, atau dengan kata lain sebelum terlihatnya bintang-bintang.

Shalat Isya' : Dimulai sejak berakhirnya waktu maghrib sepanjang malam hingga dini hari ketika fajar shadiq terbit.
sekian walahu a'lam

Amirah Ahmad Nahrawi


Labels: ,