Sumber Iman


Iman = Tiga Perkara Penting

قال الامام البخارى رحمه الله حدثنا محمد بن المثنى قال حدثنا عبد الوهاب الثقفى قال: حدثنا أيوب عن أبى قلابة عن أنس عن النبى صلى الله عليه وسلم قال: ثلاث منكن فيه وجد حلاوة الايمان أن يكون الله ورسوله أحب اليه مما سواهما وأن يحب المرء ما يحبه إلا لله وأن يكره أن يعود الى الكفر كما يكره أن يقذف فى النار

Al-Bukhari berkata: kami diriwayatkan oleh Muhammad bin al-Mutsanna dari Abdul Wahab ats-Tsiqafi dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Anas dari rasulullah SAW berkata: tiga perkara, barang siapa yang berada didalamnya maka akan menikmati kelezatan iman, yaitu:
1) kecintaan kepada Allah dan rasulNya melebihi kecintaannya kepada lainnya.
2) kecintaannya kepada seseorang hanya semata-mata karena Allah SWT.
3) Benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya dilontarkan ke dalam api neraka. (HR. Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi dan Nasai)

Keterangan Rawi
1)
Muhammad bin al-Mutsanna bin 'Ubaid Abu Musa al-'Anazi al-Bishri: terkenal dengan sebutan az-Zamin, ia mendengar hadits dari banyak tabi'in . menjadi guru besarhadits di Baghdad kemudian kembali ke Bashrah. lahir tahun 167H dan wafat pada tahun 252H.
2) Abu Muhammad bin 'Abdul wahab bin Abdul Majid bin ash-Shalet al-Thiqafi al-Bishri: ia mendengar hadits dari Yahya dan lainnya. haditsnya diriwayatkan oleh Imam Syafi'i , Imam Ahmad, Ibnu Ma'in dll. Lahir tahun 108H dan wafat tahun 194H.
3) Abu Bakar Ayyub bin Abi Tamimah Kisan as-Sakhtiani al-Bishri: seorang ahli fiqih dan ahli ibadah yang sangat terkenal pada masanya, ia mendengar hadits dari Umar bin salamah, Muhammad bin Sirrin dll. haditsnya banyak diriwayatkan oleh Qatadah, Sufyan bin 'Uyaynah dll. Lahir tahun 66H dan wafat pada tahun 131H.
4) Abu Qilabah Abdullah bin Zaid bin 'Amer al-Jarmi al-Bishri: ia mendengar hadits dari Anas bin MAlik al-Anshari dll. haditsnya diriwayatkan oleh Qatadah, Ayyub dll. wafat di Syam tahun 104H.
5) Anas bin Malik:


Keterangan Teks
Hadits ini adalah singgasana dari hadits-hadits iman sebelumnya, Imam Nawawi mengatakan bahwa hadits ini adalah sumber utama atau dasar islam yang utama, kenapa tidak?Mari kita amati bersama, hal pertama yang harus dicintai seseorang adalah Allah SWT, kemudian RasulNya SAW, Cinta ini adalah cinta yang teragung dan termulia, cinta murni dan setia, adalah sinar bagi bermacam cinta lainnya, seperti halnya cinta kepada sesama manusia, cinta binatang, atau yang lainnya. Makanya cinta yang bukan karena Allah tidaklah termasuk dalam kategori cinta ini.

Cinta yang bukan berlandaskan Allah SWT adalah cinta yang hanya berdasarkan mata, hawa nafsu, cinta yang dapat ditawar dan diperjual belikan, cepat datang dan cepat sirna.

Akan tetapi cinta yang berlandaskan Allah SWT akan kekal abadi, menyinari diri dan sekitarnya, bagaikan cahaya yang tidak akan padam.

Demikian cinta yang besar kepada Allah dan RasulNya maka harus pula diimbangi dengan kebencian yang besar akan gelap gulita (kekufuran) sebagaiman halnya bila dielparkan ke api neraka.Tentunya setiap manusia tidak ingin membayangkan dirinya berada didalam api neraka, sebab hal itulah yang paling dibencinya, maka sepatutnya membenci kekufuran sama derajatnya dengan kebencian kita kepada neraka, karena kekufuran adalah sumber utama yang membawa kita kepada api neraka.

Seorang mu'min akan merasakan kenikmatan dan kelezatan iman yang tiada tandingannya, dan efek samping dari kecintaan kita ini, adalah merasakan kenikmatan pula akan kecintaan kita kepada sesama makhluq lainnya
.

Alm. KH. A. Nahrawi


........................................................................................................................................................................................

Labels: