Khusyu' dalam shalat


Apakah khusyu' itu? apakah bermaksud bahwa kita terlepas dari alam sekitar sejak takbiratul ihram hingga taslim? bila dikatakan demikian rasanya kurang tepat, karena rasulullah SAW tidak terlepas dari alam sekitar saat shalat, beliau SAW mempercepat shalatnya bila ma'mumnya anak-anak atau orang tua, dan beliau SAW pula memperpanjang sujudnya ketika cucunya main diatas pundaknya saat beliau sujud, memberikan waktu agar mereka puas dan turun meninggalkan pundaknya.

namun ada beberapa faktor yang dapat membuat kita berada dalam tingkat kekhusyu'an yang dimaksud yaitu:

1) Bersiap untuk menunaikan shalat: yaitu dengan menjawab adzan dan berdo'a ketika adzan selesai, mengambil air wudhu dan berpakaian yang rapi untuk menghadap Sang Pencipta.
2)Tama'ninah: menenangkan diri dalam shalat, sebagaiman rasulullah SAW mencontohkannya kepada kita, artinya dengan bersikap tama'ninah maka seluruh jiwa raga kita siap dan merasakan shalat.
3)Mengingat kematian ketika shalat, hal ini akan membuat kita lebih baik dalam mengerjakan ibadah ini.
4) Merenungkan ayat yang dibacakan dalam shalat:Hal ini tidak akan terjadi bila kita tidak mengetahui makna dari ayat yang kita baca, maka hendaknya ayat yang dibaca diketahui maknanya.
5)Membaca Amiin saat imam selesai membaca al-Fatihah karena mengucapkan amin mendatangkan pahala yang besar sebagaiman rasulullah SAW bersabda: Jika Imam mengucapkan amin maka ucapkanlah amin bersamanya karena barang siapa yang mengucapkan amin bersamaan dengan aminnya para malaikat maka akan diampuni dosanya yang telah lalu (HR: Bukhari)
6) Membaca ayat demi ayat dengan penyebutan yang sempurna dan membaca dengan tartil yang baik , sebagaimana firman Allah SWT : ورتل القرآن ترتيلا: (dan bacalah al-Qur'an dengan tartil) artinya dengan berlahan-lahan hal ini memudahkan tadabur serta memahami ayat yang dibacakan.
7) Meyakini bahwa apa yang kita sebut dalam shalat dijawab oleh Allah SWT sebagaiman sabda rasulullah SAW: - Hadits Qudsi- : Aku bagi shalat untukKu dan hambaKu dua bagian, jika ia mengucapkan alhamdulillah rabil 'alamin, Allah berfirman hambaKu memujiKu. dan bila ia mengucap arrahmanirrahim maka Allah berfirman: hambaKu menyanjungKu. dan bila ia mengucap Maliki Yaimuddin, Allah berfirman : hambaKu mengagungkanKu. bila ia mengucap Iyaka na'budu waiyaka nasta'in, maka Allah berfirman: ini adalah antara aku dan hambaku, dan bagi hambaku apa yang ia mohon. dan bila ia mengucapkan ihdinassiratal mustaqim sirathallazina an'amta 'alaihim ghairil maghdhob 'alaihim waladdalin... Allah berfirman ini untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang ia minta.
8) bercermin kepada shalat nabi dan para sahabat: hal ini akan mempermudah kita dalam memperbaiki shalat kita.
9)bersungguh-sungguh dalam do'a terutama bila sujud, karena seorang mu'min sangat dekat dengan Allah SWT bila sedang sujud, sesuai sabda rasulullah SAW: sedekat-dekatnya hamba dengan Tuhannya adalah ketika ia bersujud, maka perbanyaklah do'a. (HR. Muslim)
sekian, walahu a'lam
Amirah A. Nahrawi

..................................................................................................................................................................................

Labels: ,