Hal-Hal Yang Membatalkan Shalat

sebagaiman telah diuraikan sebelumnya mengenai shalat, syarat, rukun dsb, maka marilah kita bahas tentang hal-hal yang membatalkan shalat. diantaranya ialah:

1/ Salat batal dengan berniat membatalkan salat, karena niat merupakan kunci dari segala amal manusia, namun bila tidak mengerjakan hal yang membatalkan shalat maka tidak batal shalatnya. hal ini sesuai dengan hadits rasulullah SAW : apabila seseorang berniat mengerjakan suatu kebaikan maka Allah memberinya 1 pahala kemudian bila dilengkapinya dengan pekerjaan maka Allah memberinya 1 pahala lagi, dan jika seorang berniat mengerjakan suatu dosa maka Allah tidak memberikannya dosa, sehingga dikerjakannya barulah diberinya 1 dosa. (HR al-Bukhari)

2/ Salat batal dengan ucapan lain selain bacaan salat, walaupun dengan dua huruf (misalnya: betul, saya, dan sebagainya) atau satu huruf yang memberi arti, (misalnya: ya!), kecuali karena lupa dan ucapannya sedikit.

3/ Shalat batal dengan pekerjaan yang banyak serta terus-menerus, misalnya: tiga gerakan (tiga kali menggaruk atau tiga kali melangkah).

4/ Shalat batal dengan sekali gerakan yang berlebih-lebihan (meloncat atau menggerakkan seluruh badan tanpa sebab (udzur) syara’.

5/ Dengan menambah rukun fi’ly (pekerjaan dengan sengaja, misalnya: ruku' dua kali atau salat asar lima rakaat bukan karena lupa dan sebagainya).

6/ Menangguhkan pembatalan salat bila sesuatu terjadi, (misalnya: berniat kalau teman datang, akan membatalkan shalat atau shalatnya akan batal).

7/ Bila terlewat satu rukun dengan disertai keraguan terhadap niat takbiratul-ihram (apakah sudah atau belum dilakukan), atau masa keragu-raguannya itu lama (misalnya: ketika akan ruku' merasa ragu mengenai niat salat, dan selama rukuk masih juga, ragu, maka batal salatnya bila sampai’pada i’tidal). hal ini sesuai dengan qaedah ushul fiqih, yaitu bila terjadi keraguan dalam dua hal (sudah atau belum) maka dikembalikan ke asalnya. (misalnya: sudah wudhu atau belum? maka dikembalikan kepada asalnya yaitu belum)

sekian, walahu A'lam
Amirah. A. Nahrawi

Labels: ,