Kami persembahkan Halaman ini kepada ayahanda kami Alm. KH. Ahmad Nahrawi Abdussalam yang telah menerangi dunia kami dengan ilmu, Akhlak dan ketekunan. Ya Allah berikanlah rahmat dan perlindunganMu kepada kami dan satukanlah beliau bersama para nabi, para syuhadaa', para shiddiqin dan orang-orang yang Engkau cintai disisiMu. ... Amin

Qadha Shalat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

ukhti.... Saya dulu sering meninggalkana sholat dengan sengaja karena malas atau banyak kerjaan atau lagi nongkrong dengan teman2... Alhmdulillah saya sekarang sudah taubat dan tidak pernah tinggalkan sholat.tapi saya selalu terpikirkan begitu banyak rakaat yang saya tinggalkan apakah boleh saya qodho tapi saya tidak tau sebanyak berapa rakaat. mohon keterangan nya. terimakasih ukhti smsul anwar
Pekalongan
 ___________________________

Walaikum Salam Warahmatullahi wabarakatuh
Mengqodha sholat merupakan masalah yang diperselisihkan antara para alim ulama. oleh karena itu, marilah kita tinjau secara singkat perbedaan pendapat tersebut:
(1) Jumhur Ulama berpenapat bahwa bagi yang meninggalkan sholat dengan sengaja maka dia telah berdosa besar dan wajib mengqodha shalatnya.
Pendapat ini bedasarkan  hadits Rasululah saw yang diriwayatkan Al-bukhari dan Muslim
: ما رواه البخاري ، ومسلم ، " أن رسول الله صلى الله عليه و آله و سلم قال : من نام عن صلاة أو نسيها ، فليصلها إذا ذكرها
Rasulullah saw bersabda: Barang siapa yang meninggakan shalat karena tidur atau lupa maka hendaknya ia sholat bila ingat. Hadits ini menunjukan bahwa siapa yang meninggalkan shalat dengan uzur maka wajib menggantinya bila mengingatnya. secara tersirat dapat dipahami bahwa orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka kewajiban menggantinya lebih utama dari pada yang meninggalkannya karena uzur.
Dan sepenggal firman Allah SWT واقم ﺍلصلاة لذكري merupakan perintah bagi yang meninggalkan shalat karena lupa agar segera melaksanakannya. Maka bagi yang meninggalkannya dengan sengaja lebih utama untuk menggantinya Demikian pula firmanNya واقيمو الصلاة . Dalam ayat ini perintah Allah SWT agar mendirikan shalat tidak membedakan antara yang meninggalknnya karena uzur atau dengan sengaja
(2) Al-Hafidz bin Hajar : Hadits Rasulullah SAW adalah hadits yang khusus artinya hadits yang ditujukan hanya bagi yang punya uzur meninggalkan shalat yaitu yang telah ditentukan yaitu karena tidur atau lupa
Demikian telah diuraikan secara singkat mengenai pendapat para ulama . Sekian, Walahu a'lam

Muharram antara Sunnah dan Bid'ah

Keutamaan bulan Muharram antara lain: 1. Termasuk dr 4 bulan2 haram. (Lihat QS.At-Taubah:36) 2. Termasuk bln yg mulia (Lihat,HR.al-Bukhari,no.2958 dr Abu Bakrah). 3. Puasa di bln Muharram lebih utama stlah Ramadhan (Lihat,HR.Muslim,no.1982),Khususnya tgl 10 Muharram dpt menghapuskan dosa setahun sblmnya.(Lihat,HR.Muslim lainnya)  Amalan Yg dianjurkan pada bulan Muharram : 1. Tdk berbuat dzalim pd bln ini, baik yg kecil maupun yg besar.(Lihat,QS.At-Taubah:36& HR.Muslim) 2. Puasa 10 Muharram (Asyura`). Nabi pernah ditnya ttg puasa di hari 'Asyura,mk beliau menjawab,"Puasa itu bisa menghapuskan (dosa2 kecil) pd tahun sblmnya."(HR.Muslim dll). Disukai puasa ‘Asyura`(tgl 10) disertai dg Tasu’a (9 Muharram) u/ membedakan dgn orang2 Yahudi & Nashrani atau disertai dg puasa tgl 11 Muharram atau yg lebih utama puasa tgl 9,10 &11 Muharram. Keyakinan & Amalan2 Yg Menyelisihi Sunnah: 1. Doa akhir tahun dibaca sesudah shalat ‘Ashar & doa awal tahunnya dibaca sesudah shalat maghrib (Hadits Palsu) 2. Puasa akhir bulan Dzulhijjah & puasa awal Muharram (Hadits Palsu) 3. Pencatatan amalan sesorg ditutup pd bulan Muharram &  brgsiapa yg mengingatkan akan terbebas dr neraka. (Tdk ada asal-usulnya dr Nabi) 4. Saling ma’af & mema’afkan (Ma’af & mema’afkan kapan saja waktunya jk diperlukan) 5. Shalat & dzikir-dzikir khusus, yg disebut dg shalat ‘Asyura.(Hadits Palsu) 6. Bulan Muharram,bln Anak Yatim (Hadits Palsu) 7. Mandi Janabah,bercelak,memakai minyak rambut &  mewarnai kuku & menyemir rambut krn meyakini ada keutamaan tertentu.(Hadits Palsu) 8. Amalan-amalan yg lain yang tdk ada asal-susulnya dlm syari’at Islam.> Peringatan:Nabi bersabda,1. “Brngsiapa berdusta atas namaku dg sengaja, maka hndaknya ia menempati tampat duduknya di Neraka.”(HR. Bukhari)2. “Brngsiapa yg mengada-adakan dlm urusan (agama) kami ini yg bukan berasal darinya,mka amalan tsb tertolak'."(HR. Bukhari & Muslim) Jadilah Muslim Yang cerdas..